Wed. Feb 26th, 2020

DPMPTSP

Seruyan

Seruyan Bakal Punya Pasar Pelayanan Publik

5 min read

KUALA PEMBUANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Seruyan berencana menghadirkan Pasar Pelayanan Publik untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat luas dalam mengurus dokumen Perizinan dan Non Perizinan di satu tempat.

Kepala DPMPTSP Seruyan Agung Setiawan, S.STP.,MSi didampingi Sekretaris Didi Darmadi, S.STP.MSi beserta jajarannya pada Jumat, 07/02/2020 meninjau lokasi yang rencananya akan dijadikan Pasar Pelayanan Publik untuk melihat kondisi gedung, memilih tempat yang strategis, diketahui publik serta mudah dijangkau.

Keinginan untuk memberikan akses pelayanan publik yang mudah dan cepat merupakan salah satu prioritas DPMPTSP Seruyan saat ini, sejalan dengan program Bupati Seruyan Yulhaidir untuk memberikan pelayanan yang cepat, tepat dan prosedur. Selain akan menjadikan PATEN (Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan) di beberapa kecamatan sebagai berandanya PTSP untuk pengurusan Perizinan dan Non Perizinan, dengan menghadirkan Pasar Pelayanan Publik di tengah-tengah pelaku usaha merupakan salah langkah strategis agar menghilangkan sekat dan anggapan masyarakat bahwa mengurus izin itu sulit.

Stand pelayanan yang bakal dihadirkan di Pasar Saik Kuala Pembuang ini dinilai cukup potensial. Selain lokasinya berdekatan dengan pasar tradisional, sepanjangan Jalan Ais Nasution yang merupakan poros utama juga merupakan pusat perbelanjaan kebutuhan bahan pokok, pakaian, peralatan elektronik dan juga jasa-jasa umum lainnya.

Agung Setiawan mengatakan peninjauan lokasi tersebut merupakan langkah awal untuk melihat kondisi dan kemungkinan-kemungkinan ke depan. Dikatakannya, keinginan untuk menghadirkan Pasar Pelayanan Publik tersebut akan dibawa dalam rapat teknis yang melibatkan sejumlah instansi terkait, baik itu Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Dinas PUPR), Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) serta beberapa instansi terkait dan staf ahli yang menbidangi dengan dihadiri Sekretaris Daerah Seruyan.

Agung Setiawan mengungkapkan bahwa rencana tersebut memang butuh proses dan kerjasama semua pihak karena banyak hal yang harus dipenuhi, diantaranya perbaikan dan penataan sarana prasaran sebagai perangkat pendukung. Sebab kata Agung Setiawan,  standar pelayanan publik memang harus tetap dipenuhi seperti ruang tunggu, ruang bermain anak, ruang laktasi, hingga pemenuhan kebutuhan pelayanan bagi masyarakat kita yang difabel, sehingga manfaatnya bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat Seruyan. Bahkan lanjutnya, harus ada regulasi yang mengaturnya dan perlu didukung dengan peraturan bupati, jelas Agung Setiawan.

Pengecekan lokasi oleh DPMPTSP Seruyan tersebut sempat mencuri perhatian sejumlah pedagang dan pembeli. Bahkan beberapa dari mereka mengapresiasi dan mengaku senang jika Pasar Pelayanan Publik itu benar-benar dapat terealisasi dengan harapan dapat menjadi daya tarik dan membuat Pasar Saik Kuala Pembuang ramai pengunjung, tidak hanya datang berbelanja namun juga mereka yang ingin mengurus izin.

“Ya kami sangat mendukung dengan dihadirkannya Pasar Pelayanan Publik, kantor PTSP kan jadi lebih dekat. Ini sangat membatu kami para pedagang karena untuk mengurus izin harus meninggalkan dagangan. Kan susah, gak ada waktu”, ucap Hj. Masliana, salah satu pedagan Pasar Saik saat dimintai tanggapannya.top

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Ada yang bisa DPMPTSP Seruyan bantu?