Mon. Jun 1st, 2020

DPMPTSP

Seruyan

WHO Ubah Social Distancing Menjadi Physical Distancing

4 min read

DPMPTSP Seruyan Tutup Layanan Perizinan dan Non Perizinan Secara Tatap Muka

KUALA PEMBUANG – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Seruyan menutup sementara seluruh pelayanan perizinan dan non perizinan secara langsung atau tatap muka.  

Kepala DPMPTSP Seruyan Agung Setiawan, S.STP.,M.Si. mengatakan langkah tersebut diambil berdasarkan Surat Edaran Bupati Seruyan nomor 060/595/ORG/III/2020 tentang Tindak Lanjut Pencegahan Penyebaran Coronavirus Desease 2019 (COVID-19) di Kabupaten Seruyan. Selain itu, lanjut Agung Setiawan, kebijakan pemerintah serta World Health Organization (WHO) lembaga kesehatan dunia mengubah Social Distancing atau menghindari kerumunan orang menjadi Physical Distancing yakni menjaga jarak secara fisik dengan orang, sehingga yang dihindari bukan hanya kerumunan saja, melainkan untuk tidak bertemu orang juga lebih baik dalam artian tidak berarti memutus hubungan sosial, kata Agung Setiawan saat memberikan arahan pada apel pagi, Selasa 24/03/2020, sekaligus penerapan Physical Distancing di lingkungan DPMPTSP Seruyan.

Ia juga menginformasikan penutupan sementara seluruh pelayanan perizinan dan non perizinan secara tatap muka pada DPMPTSP seruyan terhitung sejak tanggal 24 sampai 31 maret 2020. “Bahwa dalam rangka optimalisasi pencegahan virus Corona atau COVID-19 layanan langsung atau tatap muka ditutup sementara”, ucapnya.

Mengingat proses permohonan perizinan dan non perizinan di DPMPTSP Seruyan saat ini semuannya dilakukan secara online, lanjut Agung Setiawan, sangat memungkinkan apabila pelaku usaha atau pemohon tidak perlu lagi ke kantor PTSP cukup melalui ponsel atau komputer yang terkoneksi internet bisa dilakukan secara mandiri di rumah melalui alamat https://linktr.ee/perizinanonlineseruyan sebagai media peganti pelayanan tatap muka.

“Kami informasikan kepada seluruh lapisan masyarakat dan pelaku usaha untuk dapat memanfaatkan saluran pelayanan yang telah kami tentukan. Bagi pemohon yang membutuhkan informasi, konsultasi atau ingin mengirimkan dokumen persyaratan atau komitmen dapat mengirimkan via whatsapp atau email yang telah kami tentukan”, jelasnya.

Agung Setiawan juga menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya atas ketidaknyamanan, sekaligus mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama mendukung upaya pencegahan penyebaran virus Corona atau COVID-19 di Kabupaten Seruyan dengan mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjuran pemerintah dan Majelis Ulama Indonesia.

Pemberlakuan penutupan pelayanan perizinan secara langsung atau tatap muka sebelumnya juga dilakukan di BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) sebagai pusat perumusan kebijakan, serta pelayanan investasi dalam dan luar negeri. Bahkan telah dilakukan penutupan sejak tanggal, 17 hingga 31 Maret 2020 lalu. Sementara itu pelayanan perizinan dan non perizinan semua dialihkan ke call center dan email.top

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× Ada yang bisa DPMPTSP Seruyan bantu?